17 April 2009

Review Manga: Momo The Girl God of Death

Judul Lain: Shinigami no Ballad
Mangaka: Asuka Izumi
Original Story: K-Ske Hasegawa


“Kenapa bukan aku saja?”
“Kenapa tidak bisa bertemu lagi?”
Kesedihan dan penyesalan karena ditinggalkan orang yang kita sayangi tidak mudah untuk diabaikan.
Saat sedang putus asa seperti itu mungkin kau akan bertemu dengan Momo…


Momo adalah gadis manis berpakaian serba putih yang tidak bisa dilihat oleh sembarang orang. Malaikat? Bukan, ia dewa kematian. Lihat saja sabit besar yang dibawanya. Momo berhati lembut, berbeda dengan dewa kematian yang lain. Ia akan mendengarkan cerita orang yang dijemputnya dan menyampaikan pesan terakhir pada orang yang ditinggalkan.

Mungkin, Momo-lah yang paling tahu bahwa bagi orang yang ditinggalkan bertahan hidup jauh lebih sulit daripada mati, tetapi hidup yang hanya sekali terlalu berharga untuk disia-siakan. Hidup harus dijalani tanpa ada penyesalan.

Kisah-kisah manis dan mengharukan dari orang-orang yang ditemui Momo dalam komik ini sayang untuk dilewatkan, apalagi bagi para penggemar shoujo karena komik ini digambar dengan gaya yang indah dan rapi.

"Siapapun tidak bisa menggantikan orang lain.
Yang bisa menggantikan dia, hanya dia seorang.
Sampai jumpa, semangatlah sampai kau mati." -- Momo

No comments:

Post a Comment