17 April 2009

Review Manga: Keroro Gunsou

Judul Lain: Sersan Keroro
Mangaka: Mine Yoshizaki


Fuyuki Hinata, penggemar occult yang rasa ingin tahunya sangat besar, akhir-akhir ini selalu mengalami kejadian yang merepotkan... Semua itu diawali dari munculnya makhluk luar angkasa planet Keron di rumahnya. Mereka ini berbeda dengan alien yang lain. Bentuknya seperti kodok lucu, tetapi mereka memiliki akal dan teknologi tinggi dengan misi untuk menguasai Bumi. Sayangnya (atau untungnya?) misi tersebut belum juga sukses karena komandan pasukan Keron, Sersan Keroro, mementingkan hobi barunya, merakit model Gundam. Anggota yang lain pun memilih untuk bergerak seenaknya sendiri, bahkan mereka mulai berkawan dengan manusia bumi.

Untuk sementara, Sersan Keroro diizinkan tinggal menumpang di rumah keluarga Hinata dan dianggap sebagai gabungan antara hewan peliharaaan dan PRT. Tetapi kedamaian yang meliputi mereka tidak pernah berlangsung lama. Ada saja masalah baru seperti kemunculan alien lain, putri duyung, bahkan makhluk Dark Race! Demi mempertahankan Bumi, Fuyuki dan Natsumi harus waspada pada para Keron dan makhluk asing tersebut...

Review Manga: Momo The Girl God of Death

Judul Lain: Shinigami no Ballad
Mangaka: Asuka Izumi
Original Story: K-Ske Hasegawa


“Kenapa bukan aku saja?”
“Kenapa tidak bisa bertemu lagi?”
Kesedihan dan penyesalan karena ditinggalkan orang yang kita sayangi tidak mudah untuk diabaikan.
Saat sedang putus asa seperti itu mungkin kau akan bertemu dengan Momo…


Momo adalah gadis manis berpakaian serba putih yang tidak bisa dilihat oleh sembarang orang. Malaikat? Bukan, ia dewa kematian. Lihat saja sabit besar yang dibawanya. Momo berhati lembut, berbeda dengan dewa kematian yang lain. Ia akan mendengarkan cerita orang yang dijemputnya dan menyampaikan pesan terakhir pada orang yang ditinggalkan.

Mungkin, Momo-lah yang paling tahu bahwa bagi orang yang ditinggalkan bertahan hidup jauh lebih sulit daripada mati, tetapi hidup yang hanya sekali terlalu berharga untuk disia-siakan. Hidup harus dijalani tanpa ada penyesalan.

Kisah-kisah manis dan mengharukan dari orang-orang yang ditemui Momo dalam komik ini sayang untuk dilewatkan, apalagi bagi para penggemar shoujo karena komik ini digambar dengan gaya yang indah dan rapi.

"Siapapun tidak bisa menggantikan orang lain.
Yang bisa menggantikan dia, hanya dia seorang.
Sampai jumpa, semangatlah sampai kau mati." -- Momo

Review Manga: Busou Renkin

Mangaka: Nobuhiro Watsuki (Samurai X, Gun Blaze West)

Kekuatan alkimia yang digerakkan oleh naluri bertarung serta tekad kuat manusia akan menjadi senjata tak tertandingi, itulah Busou Renkin. Kazuki Mutou mengetahui hal itu saat ia menolong Tokiko Tsumura, seorang Alchemy Warrior yang sedang bertempur melawan Homunculus, monster pemakan manusia. Alchemy Warrior memiliki Kakugane yang dapat menciptakan Busou Renkin untuk membasmi Homunculus. Kazuki terluka parah dan ia diselamatkan Tokiko dengan cara mengganti jantungnya dengan Kakugane. Selanjutnya, Kazuki nekad ikut dalam pertempuran walaupun Tokiko berusaha mencegahnya.

Ketika menyelidiki laboratorium pengembangan Homunculus, Tokiko terkena perangkap Papillon yang mendirikan laboratorium itu. Untuk menyelamatkan Tokiko, Kazuki terpaksa membunuh Papillon yang telah berubah menjadi Homunculus tetapi ia sangat menyesali perbuatannya. Kazuki berjanji tidak akan lagi membiarkan seorangpun mati.

Papillon ternyata diselamatkan oleh Doctor Butterfly yang memimpin organisasi L.X.E. Organisasi rahasia ini memiliki pasukan Homunculus yang sangat kuat, bahkan banyak yang memiliki Kakugane. Mereka berencana untuk menyerang SMU Ginsei dan menjadikan murid-muridnya sebagai bahan makanan. Walaupun mengetahui hal itu, Kazuki tidak ragu untuk bertempur demi melindungi teman-temannya!

Yang tidak ia ketahui, Kakugane miliknya ternyata dapat berubah menjadi Kakugane Hitam berkemampuan misterius. Kekuatan Kakugane Hitam itu bangkit saat Kazuki berhadapan dengan Victor, mantan Alchemy Warrior yang tak tertandingi dan memiliki kemampuan energy drain yang dapat menghabiskan energi makhluk hidup di sekitarnya.

Dari Komandan Bravo, Kazuki mengetahui bahwa saat ini ia sedang mengalami tahapan peralihan di antara manusia dan monster. Waktunya enam minggu sebelum berubah menjadi monster seperti Victor. Bertiga dengan Tokiko dan Gouta, junior Tokiko di Alchemist Army, Kazuki berusaha untuk mencari rahasia Kakugane Hitam. Tetapi kelompok pemburu dari Alchemy Army menganggap Kazuki sebagai ancaman besar. Dapatkan Kazuki bertahan hidup dan menghentikan Victor? Apa peran Papillon dalam masalah ini? Baca petualangan mereka yang seru dan penuh humor dalam Busou Renkin!


Note:
Apa yang paling menarik di komik ini?
Mutou (dan adiknya) yang easy going? Tokiko yang galak tapi sering salting?
Jawaban dariku adalah tokoh lain yang mendapat peringkat ketiga dalam survey pembaca di Jepang.. dan dia adalah Papillon!
Ciri khas tokoh ini adalah prinsip hidup yang aneh, otak cerdas, dan selera pakaian norak >_<>_<;;). Sebaliknya, Papillon menganggap Kazuki sebagai musuh yang hanya boleh diklahkan olehnya. Musuh yang sangat berdedikasi ^^'

Yang kedua, tampilnya Papillon memberikan suasana fresh pada manga ini, bukan hanya karena penampilannya, tapi juga karena dialog dan gerak tubuhnya yang luwes (ini bukan pujian :P ). Ia nggak pernah segan memberikan komentar jujur pada siapapun, nggak peduli itu big boss atau bawahan. Pokoknya, dia tokoh yang dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh Watsuki-sensei untuk bersenang-senang XD

Di manga Busou Renkin yang terakhir, ada hint kalau Papilllon sudah tidak doyan daging manusia lagi. Mungkinkah dia bisa menjadi rekan Kazuki?

07 December 2008

Books,, Books!! ^o^


Hari ini aku diantar bapak ke cuci gudang buku di Wanitatama, Jogja. Ini berarti satu hal, ada traktiran buku.. mmm ^----------^!
Kemarin memang aku dan teman sudah sempat mampir ke sana, tapi waktu itu hanya beli beberapa komik lawas. Jadi, aku sudah tahu buku apa saja yang sebaiknya kubeli. Ditambah, sudah siap dengan informasi dan rekomendasi setelah browsing di inernet.
Setelah puas berkeliling, hasil yang kudapatkan pun sangat memuaskan, terutama dari stan BokBos yang menyediakan buku impor seken. Walaupun harus mengubek-ubek raknya dari bawah sampai atas, akhirnya ketemu juga yang kucari:


Lantas di stan lain ada Edensor dan Maryamah Karpov didiskon 25%. Ini juga kuambil aja.. walaupun Sang Pemimpi-nya aja belum punya... bapak mengiyakan sih ^^

Stan terakhir.. Gramedia 0_o
Untungnya (iya lho, untung) Gramedia hanya diskon 20%, diskon standar yang ada di Toga Mas jadi aku nggak begitu gelap mata.. hehehe....
Sempat kepengen juga melihat Gone With The Wind dan Scarlet yang harganya 100ribu-an, murah untuk buku hardcover setebel itu. Apa daya jatah bulananku sudah mepet... masih ada kebutuhan untuk beli komik mingguan XD
Akhirnya yang kubeli 'cuma' novel terjemahan Agatha Christie, Cat Among the Pigeon sama Man in The Brown Suit, @15 ribu saja.

Di jalan pulang, bapak sempat berkomentar, "Jangan baca terus, skripsimu lho!"
'Jlebb..' itu petuah yang sangat menusuk hati, Pak! (TT__TT)

BTW, minggu ini aku belum beli komik mingguan >_<

my 'read' shelf:
 my read shelf

11 November 2008

The Book of Lost Things

(Klik judul untuk membaca review dari seseorang. Maaf saya pinjam review anda, mbak/mas...)

Genre: Fantasi, Adventure
Rating: D

I had a nightmare yesterday, because one of the scene in this book...
Padahal baca bukunya udah minggu lalu (-_-)

Adegan mengerikan itu adalah penggabungan manusia dengan hewan oleh seorang pemburu kejam. Pemburu ini berhasil dikalahkan oleh David, si protagonis, dengan membujuknya untuk menggabungkan badannya sendiri dengan badan kudanya agar ia bisa menjadi seperti centaur yang hebat. Setelah si pemburu terbujuk, David meninggalkannya dalam keadaan separuh badan hilang dan belum sempat digabungkan.

Nah, bayangkan kalau dirimu sendiri tiba-tiba tinggal separuh badan dan di depan mata ada potongan badan kuda tanpa bagian leher ke atas yang hendak digabungkan denganmu.... (+_+)

Let's put that aside...

Bagian paling menarik dari buku ini: Spin-Off dongeng Putri Salju

David bertemu dengan tujuh Kurcaci pro-Maxisme (tadinya ada delapan orang, tapi Kamerad Ketujuh membelot dari Partai). Mereka sangat ingin melepaskan diri dari Snow White yang-sangat-menyebalkan-gendut-dan-manja, sampai-sampai mereka berencana untuk membunuh Snow White dan memfitnah Ibu Tiri. Sayangnya rencana tersebut gagal.

"Pokoknya, kami memberikan sebutir apel padanya.... kami baringkan dia di lempeng batu, dikelilingi bunga-bunga dan kelinci-kelinci kecil... lengkap dengan detail-detailnya. Tapi lalu datang pangeran sialan itu dan menciumya. Padahal di sekitar sini tidak ada pangeran. Dia muncul begitu saja, entah darimana, menunggangi kuda putih sialan....
Heran, mau apa sebenarnya orang itu, luntang-lantung sambil asal cium perempuan-perempuan tak dikenal yang kebetulan sedang tidur waktu dia lewat."
"Orang sakit.... Mestinya dikurung di Rumah Sakit jiwa."

-halaman 181-

Sial bagi mereka, ternyata ibu tiri jahat punya alibi, waktu itu dia sedang pergi meracuni orang lain. Pengadilan menangguhkan hukuman para kurcaci, tetapi mereka diperingatkan untuk tidak menyentuh Snow White lagi. Tampaknya Snow White memanfaatkan situasi untuk tinggal bersama para kurcaci an memaksa mereka melayani segala kebutuhannya.

Duh, kurcaci yang malang. Aku mau kalau diajak bergabung 'memberantas' Snow White XD

Tokoh Paling Menarik: Roland

He's a knight in shinning armor...
Terlihat sangat kuat, pemberani, dan tangguh (hem, kayak iklan rokok). Dia juga cerdas dan berjiwa pemimpin.
Tapi... tentu saja tidak ada tokoh yang sempurna, apalagi dalam buku ini.
Roland itu seorang gay. Ia berpetualang untuk menemukan 'teman'nya, Raphael.

Well, aku nggak keberatan dengan fakta itu. Apalagi karena sudah terbiasa dengan manga shonen-ai (gampangannya pasangan boy x boy)...
Yang jelas Roland ini tipe prajurit yang bikin jatuh hati karena dia keukeuh dengan prinsipnya. Dia juga nggak peduli pandangan orang lain, asal dia yakin dengan dirinya sendiri.
Sayangnya..
Yah, sayangnya yang terjadi pada Roland di akhir cerita adalah hal yang juga terjadi pada sebagian besar tokoh favoritku........

review lain:
http://www.who-dunnit.com/reviews/394/